NAh sekarang binus yang sudah memiliki dua kampus dikawasan kebon jeruk eh tiga malah yaitu syahdan, anggrek dan kijang, kini akan memperbesar kampus anggrek. kampus yang dulunya hanya bagaian belakang sekarang akan dilanjutkan pembangunanya.
berarti sepertinya masalah sengketa sudah selesai nie. pembangunnanya sepertinya tidak sulit hanya melanjutkan dari yang sebelumnya, dulu kan sudah dipasang pondasi pondasi jadi sekarang tidak ada lai deh alat “Paku bumi”
Efeknya?:
- Kita harus muter untuk masuk ke kampus anggrek jalan anggrek. malah kecil sempit bayangkan 23 ribu orang
- Bisa jadi pembangunan ini disebabkan karena binus telah menabah dua falkutas baru (sebenarnya satu kali yah) yaitu Psikologi!! dan juag Multimedia (Dulu DKV, ada tambahan publik marketing gitu kalo gak salah).
- Mudah mudahan ruang kampus jadi semakin luas… bisa jadi mengakibatkan offclass hilang(gak mungkin sepertinya). atau juga membuat hari sabtu menjadi libur karena ada raung ebih untuk diadakan perkuliahan untuk hari sabtu.
- Parkirnya pasti kurang.. semakin banyak orang bererti semakin banyak kendaraan… parkir gak dipikirikan kita semua dikirim pake apa? fibre optik? bakal tambah macet lagi deh, malah jalanya kecil kecil gitu..
- Tapi bisa kenalin ama anak psikologi yang biasa umumnya yang suka omong (cewe maksudnya) jadinya bisa Pulse-pulse gitu (TP bahasa anak SK:red)
Munkin sepertinya pihak building management harus berpikir unutk meningkatkan tempat parkir, motor setidaknya dnegan cara membangun gedung parkir yang bertingkat jadinya pasti kan bisa lebih besar…
3 lantai gitu…
atau tanah disebelah binus masih kosong… buat green campus dong jakar ta gitu panas runag public untuk mahasiswa kurang. sekarang pemandanagan dari perpustakaan gak ada lagi, perpustakaan sudah tidak menarik lagi..
ini gambar pembangunan kampsu anggrek universitas bina nusantara. saat ini telah mencapai lantai dua. sepertiny ditengahnya akan dikasih ruang kosong begitu..
nah diatas gambar tengahnya… hebatnya cara anak teknik dalam mambuat bagunaanyah.. gila itu beton gede banget…
jelas yang dimaskud ruang kosongnya. kampus in iakan semakin besar…..
ada cranknya juga selalu berhrap mudah mudahan operatornya gak ketiduran atau hilaf saat gw kuliah dianggrek. itu carang jatuh mah hm….tuh di situ tertulis pembangunnya (kontraktor) TOTAL PERSADA

nah ini yang gw bilang tanah kosong di sebelah kampus sepertinya harus rebutan dnegan developer perumahan kalau mau dapetin tanah sebelah, atau harganya pasti mahal nie… serius gak bohong deh..




October 22nd, 2007 at 3:43 am
kampus yang dulunya hanya bagaian belakang
Hanya bagian tengah tepatnya… karena di bagian belakang masih berupa tempat parkir (tempat parkir != gedung parkir) dan beberapa gazebo, yang dalam hal ini mungkin lebih cocok disebut ‘marquee’?
berarti sepertinya masalah sengketa sudah selesai nie.
……dengan harapan bisa cepat naik gaji karena sengketa sudah selesai…
bisa jadi mengakibatkan offclass hilang
Dammeeeeeee..!! Ofukurasu ga daisuki desu~~!!!
atau juga membuat hari sabtu menjadi libur karena ada raung ebih untuk diadakan perkuliahan untuk hari sabtu.
Sore wa muri desu. Zettai muri.
A no ne, bokutachi to sensei wa, (most of them) actually works for other universities during weekdays (Mon-Fri) e.g. ITB, IPB, etc. Thus they only have spare time on Saturdays and Sundays. Especially CE lecturers such as Sugondo, Bunawan,.. Should you want to have a day off on Saturday, then the college session moves to Sunday. Doesn’t sound good, does it?
Parkirnya pasti kurang.. semakin banyak orang bererti semakin banyak kendaraan… parkir gak dipikirikan kita semua dikirim pake apa?
Douchou.
bakal tambah macet lagi deh, malah jalanya kecil kecil gitu..
Mochiron desu.
Tapi bisa kenalin ama anak psikologi yang biasa umumnya yang suka omong (cewe maksudnya)
Hentai yaro…
Munkin sepertinya pihak building management harus berpikir unutk meningkatkan tempat parkir, motor setidaknya dnegan cara membangun gedung parkir yang bertingkat
So desu yo ne…
buat green campus
Binus? Yume janai ka?
runag public untuk mahasiswa kurang.
Sooou… desu!!!
ada cranknya juga
Did you mean “tower crane”?
Ever wonder how those towers were made? See the answer here.
tanah kosong di sebelah kampus sepertinya harus rebutan dnegan developer perumahan
Bukankah emang tanah itu udah jadi milik developer? Makanya dibersihin. Pohon-beringin-super-rimbun-dan-rindang-yang-banyak-hantunya itu pun ikut ditebang… sampe2 hantunya frustasi, akhirnya mencurahkan isi hatinya dengan ngeblog di sini.